Pemkab Tanggamus Gelar Webinar Sanitasi Aman

Saibumi.com (SMSI) Tanggamus - Dalam rangka menyebarluaskan pembelajaran dan informasi terkait strategi dan upaya percepatan akses sanitasi di Kabupaten Tanggamus, Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) melalui kegiatan webinar dengan tema " Sanitasi Aman Melalui Pengelolaan Limbah Cair Domestik di Kabupaten Tanggamus" pada Rabu, 9 September 2020. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama pemerintahan Kabupaten Tanggamus dan AQUA Danone Tanggamus melalui program Water Access Sanitation and Hygiene (WASH).
Kegiatan yang difasilitasi oleh aplikasi zoom meeting ini, diikuti sekitar lebih dari 100 peserta, dari jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, UPT Puskesmas, Kepala Kampung dan dan masyarakat di Kabupaten Tanggamus serta peserta dari luar daerah.


Narasumber pada kegiatan webinar ini menghadirkan tiga pemateri, Abdul Manaf SR & SusDev Manger AQUA Danone Tanggamus, David Erwin Gunawan Kasi Kesehatan Lingkungan & Kesehatan Kerja Tanggamus), dan Refki Tahzani Koordinator Program WASH Yayasan Konservasi Way Seputih.
Serta dua penanggap yaitu Abdul Rahman Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Pertamanan Tanggamus serta Irvan Wahyudi Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Tanggamus, dan dimoderatori oleh Siti Rahmah, Kabid Pemerintahan dan Perekonomian Bappelitbang Tanggamus.


Abdul Manaf selaku SR. SusDev Manager AQUA Danone Tanggamus menyampaikan, kegiatan webinar ini cukup efektif mengingat saat ini masyarakat lebih dominan mengakses internet untuk menambah wawasan, apalagi pada masa pandemi. Namun kegiatan serupa perlu diimbangi dengan aksi nyata di lapangan, terutama bagi kelompok masyarakat yg tidak bisa mengakses internet.


Refki (Koordinator Program WASH) menyampaikan tujuan dari diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi Dan pembelajaran terkait sanitasi Aman Melalui Pengelolaan Limbah Cair Domestik dalam upaya percepatan pencapai akses sanitasi di Kabupaten Tanggamus. Dalam kesempatan ini juga Refki manyampaikan bahwa salah satu target pembangunan sanitasi sesuai mandat RPJMN 2020-2024 adalah 90 persen akses air Limbah Domestik kayak dengan 15 persen akses aman .
Perlu adanya kolaborasi dan kerjasama lintas sektor dalam upaya percepatan akses sanitasi Di Kabupaten Tanggamus.
“Saat ini Tanggamus merupakan salah satu kabupaten yang mendapatkan program LLTT (Layanan Lumpur Tinja Terjadwal), melalui bantuan pusat. Kabupaten Tanggamus mendapatkan bantuan 3 armada Mobil sedot tinja " ungkap Abdul Rahman (DLH Tanggamus). Artinya dengan adanya bantuan armada sedot tinja ini Kabupaten Tanggamus siap menuju sanitasi Aman.


Dinas Kesehatan Tanggamus yang diwakili oleh David Erwin Gunawan, SKM (Kasi Kesling & Kesja) mengatakan akses capaian sanitasi Di kabupaten Tanggamus pada saat ini mencapai 56,9 persen, dan ini masih tertinggal jauh dari kabupaten lainnya, oleh Karena itu melalui SK Bupati tentang tim kerja percepatan ODF, diharapkan dapat menyusul akses sanitasi kabupaten Lainnya.


Menanggapi paparan Dinas Kesehatan Tanggamus, Salah satu peserta yaitu Bambang Pujiatmoko (SNV Indonesia) menyampaikan bahwa Tanggamus sudah memiliki modal yang baik dari beberapa desa Yang ODF, artinya bagaimana strategi selanjutnya melakukan scaling up melalui kegiatan peer to peer di desa desa terkait pembelajaran menuju ODF (Open Defecation Free). Selanjutnya terkait anggaran kabupaten bisa mengakses bantuan terkait program maupun hibah sanitasi di tingkat pusat.

Perlu komitmen yang kuat dalam penuntasan kasus BABS di Kabupaten Tanggamus dimulai dengan adanya regulasi di tingkat pemerintahan daerah sehingga pelaksanaan bisa berjalan dengan baik di tingkat desa.
Sumber: Laporan Reporter Saibumi.com Eva Suryani


Komentar

Mitra

Jangan lewatkan niat baik untuk berdonasi.

(721) 3400261Kontak Kami